penyematan tanda peserta diksar ktn121

Penyematan Tanda Peserta DIKSAR KTN 121

Beban belanja yang setiap hari kita keluarkan akan diubah menjadi penghasilan, merupakan kiat KTN (Komunitas Terpadu Nusantara ) 121 untuk mensikapi perekonomian Indonesia saat ini. Untuk mewujudkan itu semua, komunitas ini menggunakan prinsip kerja TST (Terstruktur, Sistematis dan Terukur) dalam menggalang komunitas yang solid, valid, profesional dan dipercaya publik.

Sistem penghasilan yang didapat anggota KTN121 adalah dari kita oleh kita dan untuk kita. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Mughtanim, yang menjadi salah satu narasumber DIKSAR (Pendidikan Dasar) Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota KTN 121 se-Jawa Tengah yang dilaksanakan pada hari Minggu 15 Desember 2019 lalu di gedung pertemuan Kantor Pusat DPP KTN121 di Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Sebagaimana program KTN (Komunitas Terpadu Nusantara) 121 awal tahun 2020 dengan visi misinya menuju Indonesia yang adil dan sejahtera, belum lama ini KTN 121 mengadakan DIKSAR (pendidikan dasar) yang diikuti 123 peserta dari unsur Ketua, Sektetaris, Bendahara Dewan Pengurus Daerah KTN 121 se-Jawa Tengah.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPP, Ketua Harian DPP KTN 121 bapak Suwarno dan seluruh jajaran DPP, DPW dan 9 KORWIL serta mitra kerja KTN 121 yaitu PT. INDOSAT,  PT. Haraka, PT. Pasifica dan PT. Equity Life Indonesia.

ktn121 melakukan diksar untuk pengurus se jawa tengah
ktn121 melakukan diksar untuk pengurus se jawa tengah

Materi yang disampaikan tentang profil dan legalitas Komunitas Terpadu Nusantara oleh bapak Bambang Supo Kepala Bidang Komunikasi Dewan Pengurus Pusat.

Materi mekanisme registrasi keanggotaan. Tata cara pendaftaran CUG PT. Indosat, PT. Haraka dan PT. Equity Life Indonesia oleh Mughtanim Kabid Presentasi DPP KTN 121.

Khusus materi PPOB (Payment Poin Online Bank) dengan Vendor PT. Pasifica oleh Nor Bandiah.

Suwarno penggagas sekaligus Ketua Harian DPP KTN 121 mengatakan Jawa Tengah ini sebagai percontohan KTN 121 berarti nanti menjadi kiblatnya seluruh Indonesia, tahun 2019 ini harus selesai semua dalam pembentukan Dewan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. “Agenda diklat dasar ini merupakan cikal bakal pendidikan lanjutan” tambah Ketua Harian DPP KTN121.

Suwarno berharap KTN 121 ini sebagai salah satu soko guru perekonomian yang berbasis kerakyatan, jadi memang sesuai jargon yang kita sampaikan “dari kita, oleh kita dan untuk kita“.

Pengagum berat Bung Hata dengan Koperasinya mengatakan bahwa Koperasi yang sebenarnya adalah itu dari kita oleh kita untuk kita. Karena kita melihat di masyarakat ini, koperasi yang boleh menjadi anggota kan yang punya Sertifikat Hak milik, BPKB, tapi kalau KTN 121 tidak begitu, anggota KTN 121 adalah orang yang sehari-harinya melakukan transaksi atau berbelanja.

Dengan belanja itu penghasilan akan didapat, karena 80% keuntungan pembelanjaan atau transaksi itu kita kembalikan dalam bentuk bagi hasil atau SHU saat itu juga. (agus)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top